IBX5828CB0982D9D Hindari Baby Blues Dengan Mengetahui Keanehan Berikut Sejak Dini - Vestyles.com

Andreas Wiebisono - Kamis, 27 Agustus 2015

Vestyles.comPasangan suami – istri pasti merindukan saat – saat memiliki anak. Untuk seorang ibu, muncul perasaan yang tidak terkatakan. Ada perasaan lega, bahagia, ada juga rasa khawatir yang berlebihan. Munculnya fenomena ini dinamakan baby blues. Baby blues sendiri adalah saat dimana seorang ibu (bahkan seorang ayah juga bisa merasakan baby blues) yang memiliki perasaan dan firasat yang terlalu berlebihan kepada anak yang baru dilahirkan.

Gangguan baby blues dapat bertahan hingga berminggu – minggu bahkan berbulan – bulan. 80% ibu yang baru melahirkan mengalami baby blues dan sekitar 10% dari mereka berubah menjadi perasaan depresi pasca melahirkan. Para orang tua muda harus tahu ada beberapa hal yang menyebabkan kekhawatiran berlebih atau baby blues tadi.
Bayi Baru Lahir (c) blog.firstari.com

Nah berikut ini beberapa kejanggalan atau keanehan pada bayi yang baru dilahirkan yang tidak perlu dikhawatirkan secara berlebih. Apa saja itu? Simak dibawah ini :

#1. Kepala Tidak Bulat
Para ibu harus tahu bahwa tidak hanya para ibu yang merasakan perjuangan saat melahirkan, sang bayi pun juga harus keluar dari Rahim ibu. Ketika ibu mengedan (menekan) saat bayi belum sepenuhnya keluar, kepala bayi tersebut akan dipaksa untuk melewati pinggul ibunya. Itulah yang menjadikan sang bayi memiliki kepala yang tidak bulat. Namun penyebab kepala tidak bulat ini tidak hanya dari saat melahirkan saja, jika para ibu sering menelentangkan bayi menghadap ke atas, itu akan membuat tekanan pada bagian kepala belakang si bayi. Ada baiknya pindahkan si bayi untuk menghadap sisi lain dengan mengalihkan dia dengan mainan. Untuk kepala yang tidak bulat tadi dapat dihilangkan dengan menggunakan shampoo bayi atau salep.

#2. Nafas Terlalu Pendek
Menurut ilmu pengetahuan, bayi bernafas lebih cepat daripada orang yang berusia dewasa, dimana mereka dapat bernafas lebih dari 30 sampai 50 kali dalam 1 menit. Nah orang tua muda harus tidak panic saat mengetahui sang bayi terlalu cepat bernafas. Namun bukan berarti itu aman, sebaiknya setelah lahir bayi langsung di cek terlebih dahulu oleh dokter.

#3. Mata Juling
Bayi yang baru lahir sudah pasti harus mencoba menggunakan indera – inderanya. Salah satunya indera penglihatan. Si bayi harus mengontrol otot mata yang baru baginya. Fokus bayi yang baru lahir hanya berkisar kurang lebih 25cm dari puncak hidungnya. Pseudoesotropia adalah istilah kedokteran yang menggambarkan situasi diatas, dimana terciptanya ilusi optikal yang mengakibatkan mata si bayi juling. Para orang tua tidak perlu mengawatirkannya saat baru dilahirkan, namun jika selama kurun waktu 6 bulan mata si bayi masih terlihat juling, orang tua harus membawanya ke dokter spesialis mata.

#4. Berat Badan Turun Drastis
Berat badan merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur kesehatan sang bayi. Namun para orang tua juga tidak perlu berlebihan mengkhawatirkannya. Menurut penelitian, pada minggu pertama bayi akan kehilangan berat badannya berkisar 5 sampai 10 persen, karena kehilangan meconium dan cairan tubuhnya. Namun jika ibu tetap rajin memberikan ASI eksklusifnya pada bayi, pada minggu kedua berat badannya akan meningkat lagi.

Itulah beberapa kejanggalan atau keanehan bayi saat baru lahir. Para orang tua harus bisa mengontrol emosi dan perasaannya agar babyblues tidak terjadi. Intinya para orang tua tetap harus berhati – hati dan menjaga sang buah hati agar tetap sehat.

(vestyles.com)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Prev
Posting Lama
Komentar (0)
Komentar

Tidak ada komentar:

Don't Miss

Jangan Lewatkan